Subscribe Berita Terbaru
Masukkan alamat email Anda dan berlangganan berita terbaru kami

Masukkan alamat email Anda dan berlangganan berita terbaru kami

Kemudian, terkait dengan adanya ultimatum yang telah dikemukakan oleh pihak gerombolan teroris di Bumi Cenderawasih tersebut, Irjen Mathius D Fakhiri langsung menyatakan bahwa pihaknya akan tetap dan terus berupaya untuk membangun komunikasi dengan pihak keluarga Egianus.
Bukan tanpa alasan, memang upaya penyelamatan pilot Susi Air yang terus dilakukan oleh seluruh aparat keamanan dari personel gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Badan Intelijen Negara (BIN) dengan cara pendekatan dialog, komunikasi dan negosiasi itu memiliki tujuan agar pihak keluarga Egianus bisa menyampaikan kepada pimpinan KST Papua tersebut untuk bisa menahan emosinya dan bisa menjalin komunikasi dengan baik pula dengan aparat keamanan.
READ ALSO : MAHAR 5 M DISIAPKAN UNTUK BEBASKAN PILOT SUSI AIR
Selain itu, tentunya upaya misi evakuasi dan penyelamatan Kapten Philips Mark Mehrtens ini tidak akan bisa berjalan dengan maksimal apabila tidak disertai dengan adanya bantuan dari berbagai pihak lain, dan jika hanya seolah memasrahkannya saja kepada upaya aparat keamanan. “Memang, bahwa aparat keamanan di Indonesia telah berupaya dengan semaksimal mungkin dalam misi penyelamatan sandera dari tangan KST Papua itu, namun juga sangatlah memerlukan adanya dorongan dan juga dukungan dari banyak pihak lainnya juga yang turut serta dan berperan aktif bersama-sama.
Maka dari itu, pihak Polda Papua juga menggandeng dan meminta kepada penjabat (Pj) Bupati Nduga untuk bisa terus memberikan bantuannya dalam upaya pembebasan sandera dari tawanan gerombolan separatis itu.
Karena, dengan adanya bantuan yang diberikan oleh banyak pihak lainnya termasuk oleh Pj Bupati Nduga yang baru dilantik itu, maka diharapkan ke depannya akan dapat semakin mudah dalam membangun langkah komunikasi secara jauh lebih aktif agar kelompok pimpinan Egianus Kogoya itu tidak lagi menuntut hal yang macam-macam lagi yang diberikan oleh negara, apalagi mereka kemudian sampai mengancam untuk menghabisi nyawa sanderanya.