Subscribe Berita Terbaru
Masukkan alamat email Anda dan berlangganan berita terbaru kami

Masukkan alamat email Anda dan berlangganan berita terbaru kami

Saat ini memang banyak usaha yang terus dilakukan agar sandera bisa bebas dengan aman, termasuk upaya negoisasi dengan melibatkan pihak keluarga Egianus Kogoya. Dengan negosiasi yang melibatkan keluarganya, diharapkan agar Egianus menyerahkan Pilot Susi Air itu.
Pasalnya, sebelumnya Egianus Kogoya mengancam akan menembak Philip Mark Mehrtens di tanggal 1 Juli. Untuk itu tanggapan dari pihak Kapolda mengatakan bahwa dirinya berharap agar hal itu tidak terjadi karena dampaknya cukup luas.
READ ALSO : DIDUGA DIGANGGU KKB, 63 WARGA KROPTAK 4 HARI JALAN KAKI MENGUNGSI KE KENYAM
Tidak hanya cermat dalam menangani hal tersebut, akan tetapi juga diperlukan sikap tegas dalam melakukan langkah penegakan hukum. Dalam kesempatan ini, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono juga turut memberikan tanggapan soal ancaman Egianus Kogoya, bahwa dirinya memerintahkan kepada Pangkogabwilhan III Letjen TNI Agus Suhardi dengan Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan agar terus melakukan negoisasi. Tak ada batasan waktu negosiasi kepada gerombolan KST Papua, ia juga mengutamakan mendahulukan negosiasi yang dilakukan oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Mengenai ancaman penembakan mati Pilot Susi Air itu diharapkan agar tidak terjadi dan Egianus juga seharusnya berpikir hal kemanusiaan. Terlebih menghilangkan nyawa seseorang yang tidak bersalah merupakan tindakan kejam yang melanggar Hak Asasi Manusia. Sebagai sesama manusia, gerombolan KST Papua juga seharusnya menyadari bahwa mereka memikirkan hati nurani agar tidak hanya berpikir tentang ‘merdeka’ saja dengan mengorbankan orang lain sebagai gantinya. Hal-hal seperti ini juga diharapkan agar tidak terjadi, apabila terjadi dampaknya akan luar biasa, seharusnya mereka juga memikirkan hal tersebut.
Pasalnya, apabila permintaan ‘merdeka’ yang coba diminta oleh KST Papua dituruti, tentu akan sangat merusak adanya persatuan dan kesatuan NKRI. Selain itu, mereka sendiri juga selama ini merupakan gerombolan teroris dan separatis yang sangat banyak terus meresahkan masyarakat dengan berbagai macam tindakan tidak berperikemanusiaan yang terus mereka gencarkan.